Silakan ditunggu nggih.”Bapak itu kemudian berlalu ke arah dapur dan segera memyiapkan pesananku.Mataku berkeliling menelusuri suasana warung. Perut mulai terasa keroncongan. Bokep Brazzers AC mobil sengaja kumatikan, Jendela serta sunroof mobil kubuka. Untuk menangkalnya aku mengambil sebatang rokok mild kegemaranku dan menyalakannya. Paduan yang senada.Selagi asyik memperhatikan ke-ayu-an wajahnya, wanita itu tampaknya sadar sedang kuperhatikan, Ia menoleh kepadaku. Kunyalakan sebatang rokok sambil menuju tempat bapak yang sedang membetulkan mobilnya. Ah…gak terima rasanya aku melihat pemandangan tersebut.“What a lucky bastard you Old man,” gugat batinku sambil tertawa dalam hatiEh.. Walau tampak kikuk, Wanita itu pun melakukan hal yang sama, mengangguk dan tersenyum manis. Wajahnya ternyata cukup menarik, kulitnya putih dan hidungnya lumayan bangir. gimana ya simbol ketawa dalam hati? Sedikit mengobati dahagaku.Aku teringat handphone dan dompetku ternyata masih tertinggal di dalam mobil, akupun segera beranjak menuju mobil untuk mengambilnya.Setelahnya, aku tidak segera kembali masuk ke dalam warung.




















