” Tanyanya “Cuma ada 1 orang, itu yg biasa main dari sore sampai pagi.” “Oh si Toni ya?” Biasa dia mah. Setelah membuat folder baru,dia mulai mencari file2 milik Anto yg ternyata bertebaran dimana-mana,tak terasa, saat azan subuh pekerjaan itu baru selesai, benar2 si Anto itu, brantakan sekali sih orangnya.. Bokep Rusia merasa tak enak, Novi pun meminum teh pemberian Toni tersebut. tiba2 pemuda itu sudah berada di sampingnya lagi, dan lebih membuatnya kaget lagi. entah karena sebab apa, Novi mulai menghentikan usahanya untuk berontak, sebaliknya,dia malah menekan kepala Toni dengan sisa tenaganya… tentu saja hal tersebut semakin membuat Toni terbenam dalam bukit payudaranya, ciuman dan kuluman Toni pun semakin menggila, Toni terus menjilati puting yang indah tersebut. Rasa sakit yg tadi menderanya seakan telah hilang, digantikan oleh suatu rasa yg belum pernah ia rasakan sama sekali sebelumnya.




















