Melihat ayahku terus membuka foto-fotoku, akupun bertanya: “Kenapa sih pa, dibuka-buka terus? Vidio Bokep Setelah aku lihat ternyata tidak ada. Kadang-kadang aku suruh adikku foto aku. Ouuuhhhh …papa, puasin Lia pa….” saat itulah ayahku mulai bangkit dari tidurnya, lalu kembali ke posisi pertama tadi. Kamu dari atas.Papaku tidur terletang di sofa dengan kelaminnya yang tegang menunjuk ke langit. Ya, tubuhku lumayan menarik. Akupun membalas surat itu. Aku melirik ke celananya, mataku melihat bahwa, ayahku ereksi dengan fotoku. Kadang-kadang jika aku boncengan dengan ayahku, orang yang belum mengenal kami bisa mengira aku adalah pacarnya ayahku. Ngga usa malu sayang,,,kamu kan uda dewasa. Dia memasukan kelaminnya yang sudah basah oleh lendirku lewat belakang, sambil memegang payudaraku, dan tangan sebelahnya lagi memegang mukaku menghadap ke mukanya dan dia mulai berciuman lidah denganku…sampai titik ini aku benar-benar ngga tahan.




















