Tangan Rei yang tadi cuman memegang pantat kiriku, kini meremas remas pantatku dengan kerasnya. Aku pun memberhentikan mobilku di depan Liquor Store. Bokep Asia Tapi aku tidak punya pilihan lain. “Udah ga usah sok jual mahal, Rei udah ngomong kalo loe itu suka seks” imbuhnya. Maka salah satu dari mereka menyuruhku melepas bajuku. Katanya mo pesta?” tanyaku keheranan. “Pinter juga si Rei kalo cari cewek” ternyata itu si Donny. Ketika aku turun dari mobil, banyak cowok bule yang melihat dan bersiul kepadaku. Aku merasa kalo tiap kali dia mendorong pantatnya, kepala kontolnya menyentuh dinding rahimku. Hanya percakapan kecil yang terjadi, ternyata dia minta dibelikan beberapa botol bir. Rei pun menjawab “Kalo loe mau dientot, loe ngomong ama mereka semua, jangan cuma gue doank. Aku merasa bahwa muka dan badanku mulai memanas, aku tidak tau apakah itu reaksi dari bir atau sorotan sorotan mereka.




















