Mumpung Pongka lagi ramai dan ada soto kuda di setiap rumah,” kataku sehabis melayat dari rumah Supriadi. Ambo sontak menatap saya tajam. Bokep HD Banyak menduga kalau dia mati karena usianya memang sudah sangat lapuk. Banyak menduga kalau dia mati karena usianya memang sudah sangat lapuk. Ketika tadi pagi, dia tiba-tiba bertandang ke rumah Sanro, dan pulangnya malah mengabarkan hal yang tak masuk akal.“Adampengi’ka, Ambo, betulji Sanro bilang begitu? Sirawu Sulo selalu dilaksanakan tiga tahun sekali, meski dulu lima tahun sekali tapi politik merembesi kampung diubahlah jadi tiga tahun sekali agar sekalian bahan promosi untuk Pongka, tapi kini malah diubah lagi. Jangan sampai rumah kita kotor pas mereka masuk.”
Saya mengangguk dan segera melupakan pikiran yang mengganjal. “Ini sudah perintah adat. Beberapa orang sedikit menyayangkan, termasuk saya, sebab kami belum sempat menanyakan kebenaran perihal ucapan Ambo.




















