Kata orang orang, wajahku cantik dan tubuhku sangat ideal. Aku tertawa dalam hati, namun ada bagusnya juga, kini tugasku menjadi sedikit lebih ringan. Bokep SMA Sungguh, aku tak kuasa menyangkal. Namun karena inilah aku mengalami malapetaka di hari Sabtu, tanggal 18 Desember. Sepulang sekolah, jam menunjukkan waktu 18:30 (aku sekolah siang, jadi pulangnya begitu malam), aku merasa perutku sakit, jadi aku ke WC dulu. Urip dan Yoyok bergantian memompa vagina dan mulutku. Jam di ruang UKS sudah menunjukkan pukul 20:00. Aku masih tak tahu apa yang ia inginkan, tiba tiba aku ditariknya lagi hingga rebah dan payudaraku menindih tubuhnya. “Akuuur… “, seru mereka, dan Urip segera ke belakangku, kemudian meludahi anusku. Namun lagi lagi seperti tadi, belum ada 3 menit, pak Edy sudah mulai menggeram, kemudian tanpa mampu menahan lagi ia menyemprotkan spermanya ke dalam liang vaginaku.




















