Aku bangkit dari tempat tidur. “Nggak masalah kok, Lin.. Bokep Indo Terbaru tapi kamu masih tidur, nyenyak sekali..!” Ia berhenti, tak melanjutkan kata-katanya.Terdengar di ujung sana perempuan itu menarik napas. Aku hanya dapat memegangi kepala wanita tua itu, membenamkannya dalam-dalam ke bawah perutku.Saat-saat kritis itu semakin dekat. Aku menyalakan sebuah kipas angin dari sebuah remote. “Akh..! kamu sudah bangun?” kudengar suara Linda di ujung sana. Aku mengalihkan pandangan ke tempat lain, namun menjadi tersentak saat tangan penuh kerutan itu mulai meraba-raba di sekitar pangkal pahaku. Wanita itu memang betul-betul liar, pikirku. Aku terbatuk kecil. Aku masih belum dapat berkonsentrasi. Hari masih pagi. Tubuhnya yang putih montok hanya ditutupi oleh selembar kain katun berwarna biru langit yang tipis.Aku segera masuk ke kamar mandi yang masih terletak di dalam ruangan. Sekilas kudengar nafasnya hampir-hampir mendengkur, begitu teratur dan berirama. Aku menarik napas panjang. Matahari belum bersinar lama.




















