Kejantananku tiba-tiba juga ikut-ikutan ciut. ”
“ Massage, boleh. Film Porno Aku masih diam saja. “ Ah.. Kuputuskan untuk berani menatap wajahnya. ” pintanya. Lagi pula percuma, tadi saja di angkot aku kalah lawan kancing. ”
Aku disodorkan celana pantai tapi lebih pendek lagi. ” pintanya. ” katanya. Bicara apa? ”
Kemudian akupun bergegas untuk merapikan diri dan bersiap keluar dari salon itu. ” kataku. Ada cairan putih di celana dalamku. Ya, seseorang toh dapat saja lupa pada sesuatu, juga pada sapu tangan. Aku masih ingat sepatunya tadi di angkot. Karena itulah, tidak akan hadir kesempatan ketiga. Seakan sengaja memainkan Kejantananku. Wajahku mulai panas. Dia tidak membalas tapi lebih ramah.




















