Sambil makan saya menatap dia, yang dibalas juga oleh si cewek. manis sekali. Bokepstw Saya menghentikan langkah saya dan menunggu Andi dan Al.“Makan yuk… Gua lapar nich…” ajakku yang ternyata disambut gembira oleh mereka. Dengan cepat mata saya menyapu wajah mereka yang datang. Masih polos tuh anak, belum tahu kalau sejak tadi aku sudah mengincar cewek tersebut. dengan rambut hitam tebal panjang, dia terlihat begitu mempesona.”Saya berjalan terus mengikuti cewek tersebut. Ada nada haru di suaranya. Di belakang saya Andi juga memasukkan nomor tersebut ke HP-nya. Dengan sigap saya mengeluar HP dan memasukkan nomor tersebut. “Wah… nantang ya…” pikir saya selanjutnya. Saat itu entah bercanda atau tidak Andi menjawab, “Gua lebih baik kehilangan seorang temen daripada kehilangan Vivi…”Part 2: Kala cinta mulai bersemiMalamnya sekitar jam 9, saya langsung menelepon Vivi.




















