Setelah puas dengan active style, dia mencabut batangannya dari vaginaku. Langsung saja ku isap batangannya yang besar itu. Bokeb batangannya masih mengacung, hebat bener kasiat suplemen yang diminumnya dah ngecret masih ngaceng aja dengan kerasnya.Aku mulai mengatur posisiku, dia memegangi batangannya lalu dengan bantuannya, batangannya dengan mudah menerobos vaginaku, kali ini tidak sulit sperti pertama karena vaginaku sudah dibanjiri cairan pelumas yang cukup banyak.Aku mulai menggoyangkan pinggulku perlahan. Kugoyangkan pinggulku dengan cepat. Aku semakin terbakar, nafsuku naik dan meledak-ledak, dapat kurasakan kedua pentilku kini sudah mengeras dan meruncing karena terus-menerus dikenyot, selain itu nafsu ku sudah meningkat terus tak terkendali. Dia memijit lantai kamarnya dan lift pun meluncur keatas.Di kamarnya aku duduk diranjangnya yang masih berantakan karena belon dirapikan oleh abode keeping.










