Aku diam saja, tak membalas.Masih dalam pangkuan Mas Tono, waktu berlalu tanpa berkata sampai mataku akhirnya terpejam kelelahan, terlelap dalam pangkuannya. Bokep Cina Aku merasa ada seseorang yg meraba-raba tubuhku. Kemudian ia masukkan k0ntolnya ke dalam lubangku dgn tangannya. “Ternyata kamu udah besar, yah!” ucapnya sambil tersenyum. Aku berjalan lunglai dari ruangan karyawan, bingung memikirkan nasibku besok, saat kulihat Rosmeri sudah menungguku di ruang tunggu“Gimana Sis? Warnanya pun yg tadinya putih kini memerah. Mau nggak jadi tentara?” tanya pamanku masih sambil menggosok-gosokan bedak di tubuhku.“Nggak tau ah, gimana entar aja.” jawabku sambil agak ketawa, habis geli banget diraba-raba sama Mas Tono.“Sebentar yah!” Mas Tono beranjak dari ranjang menuju pintu kamar kemudian menguncinya.“Kalo kamu jadi tentara nanti badan kamu bakal kebentuk seperti paman. Lalu tiba-tiba ia mengangkat tubuhku, menggendongku masuk ke dalam kamarku. Dan Rosmeri tampak mengerang kesakitan sambil menggeliatkan tubuhnya.“Arghh..




















