Aryo menjawil pinggangku, “Kenapa sih Mas Den?”
Aku hanya tersenyum, “Ah anak kecil mau tau urusan orang dewasa aja!”Tak lama kemudian pintu kamar DJ terbuka, dan terlihat kamarnya yang berantakan. Vidio XNXX Adegan di layar TV mulai memanas, satu persatu dari mereka mulai melepas celana dalam mereka. Aku mencium bibirnya yang merah, sekali, ia diam saja.Ketika kucium bibirnya untuk kedua kalinya, Aryo membalas, kaku. “Bukan, ah kamu ini, Den. “Lho, kok jadi marah?” tanya DJ. “Nyari DJ ya?” tanya kakaknya. Trus, kamu nggak boleh ikut soalnya kamu nggak libur.”
“Ooo soal itu”, kata Aryo. “DJ, kamu di dalam?” kataku. “Mas Den, Mama tadi siang ngomong apa aja tentang Aryo?”
Aku tersenyum, “Lho memangnya kenapa?”, aku balik bertanya. Ia diam saja. Lalu aku meneruskan menghisap kemaluannya, kumainkan lidahku. Kemudian dia duduk di pinggir ranjangku sambil melihat adegan-adegan yang masih saja berlangsung di layar TV.




















