Melihat Vani yang nampak kedinginan, akupun memeluknya dari belakang. Bokep Asia Aku pergi bersama 2 sahabatku, Rio dan Rendi.Rio ini sahabat ku sejak dari SD sedangkan Rendi,aku baru mengenalnya saat mulai kuliah saat kita sama-sama dikerjain waktu OSPEK dulu. Itu adalah suara lembut pacarku.“aduhhh siapa ya susah amat nebaknya, gk ada bantuan 50:50 atau phone a friends gitu” kataku sambil menahan tawa“isssss, masa gk tau ini suara siapa sih” jawabnya lagi dengan gemasSumpah suara pacarku ini lembut cuy. Aku mulai menjilati payudara Vani dan gerakanku semakin lama semakin mendekati puting susunya,tapi aku tidak langsung menyerang putingnya melainkan memutar-mutarkan lidahku disekitar aerolanya, Vani terlihat semakin kelonjotan aku perlakukan begitu. Apalagi kalau sudah manja-manja gini“aaaa aku tau, ini pasti suara masa depanku” ucapku kembali menggoda pacarku“yey, pacarku emang paling bisa deh” kata pacarku sambil merangkulkuPacarku pun menyuruh Rio dan Rendi untuk minggir dari sebelahku.Oh iya, pacarku ini namanya Vani.




















