Benar-benar persahabatan yang tulus dan saya sangat takut untuk menodainya dengan perasaan cinta. Dia mulai mengeluarkan desahan-desahan kecil. XNXX Jepang Gw laper nih… kita jangan terlalu sore ke lembangnya” ajakku
“sorry, gw kagak liat jam… keasikkan belanja sih hehehe…” katanya sambil tertawaKemudian aku mengarahkan Jazz ku kea rah atas Bandung. Hujan turun dengan sangat deras sekali. Kita saling menghibur dan saling mengisi, bercanda dan ledek-ledekan adalah hal yang biasa buat kami. Lo cowok sempurna di mata gw, tidak ada alasan buat bilang tidak ke lo. Memilih baju dan akhirnya kita membeli sepasang baju kembar lagi. Kemudian kami mencari restoran untuk sarapan kami. Dan akhirnya kita meninggalkan resto tersebut.Tidak lama kemudian saya merasakan hal yang aneh pada mobilku, stir menjadi berat dan saya berpikir mobil ban saya ada yang kempes.




















