menganggap orang lain sampah, lanjutnya.. Bokeb Namun aqu tak berontak. Sesudah berkata begitu, satu persatu pakainanku jatuh kelantai dan setiap inci badanku ia raih dan remah hingga aqu tak berpenutup lagi. Rumahnya terbuat dari kayu dan beratap genteng yg sudah tua. Lalu ku jawab.. Namanya Pak Rozzy, umurnya kira2 66 tahun, namun masih kuat dan sehat. Setiap pagi ia sudah ada di rumah, dan siap2 membersihkan mobilku. Dalam mobil aqu merasa sesal sudah mengkhianati Mas Heldy, namun apa dayaqu, sebab Pak Rozzy sangat berkuasa terhadap badanku, hingga ia berhasil menelanjangngi dan menyebadani ku. Lalu Pak Rozzy menutup pintu rumah itu dan menyilahkan aqu duduk di pinggiran dipan itu. Hatiku slalu terbayg wajah Pak Rozzy. ndak apa lah pak? kamarpun aqu semprot dgn wewangian dan acnya slalu menyala. Aqu diam saja ketika itu, aqu begitu sebab pikiranku sudah kosong dan dalam diriku ada semacam gairah yg menghentak untuk




















