Ia lalu mencium kening dan pipi serta bibirku sambil memelukku. Bokep Mom “Okelah jika gitu maumu, jika perlu kubangunin jam 3.00” katanya.Entah apa yang terlintas dipikiran Nidar malam itu, tapi yang jelas aku tidak bisa tidur sama sekali. Setelah aku duduk bersilah tidak jauh dari tempat ia duduk, ia buru-buru pamit dengan alasan nanti dicari sama orangtuanya dan dicurigai macam-macam oleh tetangga, apalagi sudah malam, sendiri lagi. Sekitar jam 3.00, aku mendengar Nidar turun dari kasur dan melangkahkan kakinya. Kami mendapat tempat duduk pada baris ke-3 dari layar bioskop itu. Beri aja selimut Dar”
“Baik Bu, asal Ibu mau tanggungjawab jika aku ditanggapi macam-macam” jawabku sambil menuju kamar paling depan berdampingan dengan kamar tidur Nidar dan sama-sama tidak punya penutup kecuali hanya gorden.




















