Kulihat mama sudah menutup matanya kembali.Penisku yang tadi sudah tidur karena rasa takut, kembali mulai bangun ketika baju tidur mama yang tersingkap dan cd nya terlihat jelas. “Mah… ngapain sih Mama pake baju tidur ini?”“Lho… memangnya kenapa mas dengan baju tidur mama ini? Bokep Montok Ini tahan yaaa maaah…”, sahutku seraya kugenjot memek mama kuat2 beberapa kali.“Ter..rrruss..saaayang terruuuus”, katanya lagi dengan gerakan pinggulnya semakin liar saja. Kedua tangan mama lalu memegangi kepalaku dan melepaskanku dari dadanya yang sedang kujilati serta memandangku dengan mata sayu.“Gimana… sayang, enak enggak?”, tanyanya. Biarkan punyamu itu didalam sebentar. “Mama sudah dapat pacar baru ya? Apalagi kalau boleh megang…”, senyumku.“Huussss…”, sambil menjundul dahiku. bukan anak TK lagi, masak sih aku masih kecil? Lalu kuputar dudukku menghadap ke arah Mama dan tetap duduk dilantai diantara kedua paha mamaku serta Mamapun langsung saja meneruskan mencabuti uban-ubanku.“Mas, kamu kan sekarang sudah tambah dewasa, apa enggak pingin punya




















