Have fun ya!”“Oke. Bokepstw Apalagi jika yang meminta adalah cowok seperti dia: sesama anggota grup penulis dan pembaca cerita dewasa.Aku lupa bagaimana awal perkenalan kami, yang kuingat hanya akhir-akhir ini kami memang cukup intens mengobrol. Yang aku tahu hanya satu: jangan sampai dia menyemburkan sperma di dalam rahimku.“Oke.. “Kammmu..bebass..entot..aku sammppaiihhh..paggii…”Mendengar jawabanku dia mendekatkan wajahnya ke hadapanku. Please! Gak mau lihat yang lain?” tanyaku menggoda.Dia tertawa. Kuhisap, kutarik, kuemut, kumasukkan hingga mentok. Kuangkat pinggulku dan kuarahkan penisnya untuk masuk ke vaginaku.Blesshh…Ada setruman kecil yang kurasakan saat penisnya menancap sekali lagi. Gak mau lihat yang lain?” tanyaku menggoda.Dia tertawa. Tasku lepas dari genggaman dan lututku melemah.




















