Sensasinya seperti mendapatkan sebuah mainan baru. Bokep Hot Boy masih sibuk membahas beberapa masalah dengan teman-temannya. Lidahnya ia sentuhkan ke ujung pen†s yang kokoh itu. Andi terdiam dan memandangi Lira sesaat.“Geblek, lupa ditutup….”Andi langsung bangkit dan memeriksa keadaan di luar dari jendela, apakah ada mata-mata tersembunyi yang menyaksikan perbuatan mereka.“Kunci Ndi…, sekalian korden…”Sebut Lira dengan suara parau dan lemah.Lira langsung menggamit lengan Andi dan memeluk laki-laki itu dan menempelkan keningnya ke dada bidang penuh bulu itu. Sampai tawa Lira berderai lagi.“Kok sama lagi sih. Ia hanya bisa menelan ludah melihat Lira yang seksi sekali dalam kondisi seperti itu. Lina yang mau apa emang elo yang suka?”“Gue udah pake shampo itu sejak SMA,”“Hihihi…, geli gue, lucu aja, liat loe shamponya Deedee,” ledek Lira sambil tertawa geli.Keduanya terdiam sesaat.




















