gimana kalo kita main sekali lagi Mas Den?”, tanya Aryo sambil tersenyum nakal. “Masuk aja, dia ada di kamarnya”, kata kakaknya sekali lagi.Kemudian aku segera masuk, menaiki tangga, dan Aryo mengikutiku dari belakang, kuketuk pintu kamar DJ. Bokep Family “Nggak kok Mas Den, nggak pa-pa”, jawabnya sambil menunduk. Aryo tidak menghiraukanku. Sepertinya karena aku makan sambel tadi sore, pikirku. Kalo Aryo nyesel, Mas Deni minta maaf, kejadian ini bener-bener sebuah kecelakaan.”
“Ngga pa-pa kok..” jawab Aryo.Lalu ia terdiam sesaat. Sesaat kemudian kami sudah sampai di rumah DJ. “DJ, kamu di dalam?” kataku. “Masuk aja, dia ada di kamarnya”, kata kakaknya sekali lagi.Kemudian aku segera masuk, menaiki tangga, dan Aryo mengikutiku dari belakang, kuketuk pintu kamar DJ. Sesekali dia menyentuh kemaluannya. Setelah kutekan bel sekali, kakaknya mucul dengan ditemani Billy, anjingnya. Aku duduk di belakangnya sambil menciumi leher belakang dan punggungnya.“Kenapa, Aryo?




















