Pak Dollah terpana melihat bongkahan pantat mulus yang kini tersaji dihadapannya.Tanpa sedar dia berdecak“ck.ck.ck.., betapa indahnya engkau Lina..’. XNXX Bokep Bulu kemaluan yang membayang tipis serta mencuat malu-malu di sekeliling selangkangan Norzalina membuat pak Dollah tercekat dan tak mampu berkedip. Sudah lebih lima menit Norzalina melakukan itu semua namun pak Dollah belum menunjukkan tanda-tanda ingin berejakulasi. Bibirnya tidak langsung mengulum puting merah muda Norzalina namun dengan acak mengecup sekeliling buah dada kanan sang menantu. Akhirnya Norzalina kepenatan.‘Ayah..jangan dilepaskan di dalam..ayah..’, rayu Norzalina setengah sadar saat tenaganya telah musnah dan kesadaran mulai meninggalkan dirinya.Norzalina pun pingsan karena keletihan. Ditusukkannya penisnya ke liang kemaluan Norzalina untuk terakhir kalinya sambil berbisik“ sudah dulu ya sayang..”. Telunjuk itu kemudian berputar-butar di dalam liang kemaluan Norzalina dan mengorek-ngorek kelentitnya dengan pilinan-pilinan liar.Bibir Norzalina makin membuka lebar saat tangan kanan Pak Dollah menarik turun celana dalam sutranya hingga robek dan dilemparkan ke pojok kamar




















