Setiap pagi ia telah ada di rumah, dan siap2 membersihkan mobilku. Bokep Live saya waktu itu benar2 khilaf” kataku lagi. ndak apa lah pak?” jawabku. Kemudian ku jawab…
“maaf pak.. Kemudian Pak Ramzy menutup pintu rumah itu dan menyilahkan aku duduk di pinggiran dipan itu. Bukan apa2, di kampungku orangtuaku juga punya mobil seperti itu. menganggap orang lain sampah,” lanjutnya.. Para pembantuku tak curiga atas tindakan kita itu. Aku diam saja saat itu, aku begitu karena pikiranku sudah kosong dan dalam diriku ada semacam hasrat yang menghentak untuk dituntaskan dan lepaskan. Setiap hari aku kekantor kadang diantar Mas Hendarto dan kadang aku nyetir sendiri.Suatu saat aku pulang kantor dan mau kerumah, aku tanpa sengaja menyerempet sebuah sepeda yang dikemudikan oleh seorang lelaki paro baya. Dalam rumah itu hanya ada dipan beralaskan tikar dan sebuah bantal.




















