“Ya udah anda kabarin orang lokasi tinggal dulu aja, biar mereka gak khawatir.” Dia juga menyetujuinya.Aku juga sesegera mungkin menunjukkan motor ke rumahku. Pikiranku terganggu dengan hadirnya sebuah rasa dari benda yang lunak dan kenyal yang tidak jarang kali menyentuh punggungku. Film Porno Akupun semakin berani sebab sudah terlanjur birahi untuk sebatas mengecupnya di kening dan di bibir. Pada hari itu, tepatnya hari Kamis, teman-teman yang beda memilih guna tidak mengekor tutorial yang kebetulan saat tersebut kelas Bahasa Inggris. Aku saat tersebut sengaja memilih lokasi yang agak jauh dari keramaian, jauh dari kasir dan kemudian lalang tamu lain. Semua tersebut Qiu Qiu terima dengan senyuman. Aku juga menyapanya dengan basa basi alakadarnya saja. Setelah kejadian itu, pesanan lamia juga datang dan kami lanjutkan pembicaraan kami dengan mencicipi hidangan yang sudah tersedia.Selesai menguras santap siang kami, aku pulang bertanya untuk Qiu Qiu“sekarang inginkan kemana lagi na?”.




















