Keduanya kemudian duduk. Kembali ia berharap Om Ridwan akan bosan dan tersulut emosinya. Bokep stw Ia pun terus melanjutkan langkahnya menuju resepsionis. Cinta pun berjalan kearahnya. Tatapan nanar ke arah kedua pahanya. “Katanya mau buru-buru meeting?”. Memang ia dan puterinya sering pergi menghabiskan malam di klub atau sekedar hang out, namun itu dinilainya masih ada pada batas-batas wajar. Keduanya ternyata memang saling mengenal.Laki-laki paruh baya itu adalah Om Ridwansyah atau biasa ia panggil Om Ridwan. Gak mau liat-liat yang lain lagi?”. Cinta tersenyum dan berjalan mendekati Om Rudi yang masih duduk telanjang di atas ranjang. “Ini Om Ridwan”.Cinta terkaget mendengar nama itu. Dibelakang kemudi Om Ridwan melirik ke arah Cinta yang terlihat sibuk mengutak-atik ‘mainan’ barunya. Cinta tidaklah kebetulan berada di hotel berbintang itu. “Hei Ridwan, gila udah keluyuran aja lu jam segini”, sapa Om Rudi menyapa laki-laki itu sambil menepuk pundaknya“Eh Rud, lu sendiri ngapain disini?”.




















