Aku yang sudah tidak bisa berpikir lagi Cuma mengiyakan semua omongannya.Sampai di rumahnya, aku langsung diantar ke kamarnya. Belum pernah ada ceweq yang tidak puas kalau main denganku!” katanya pongah.“Teman-temanku sampai menjuluki aku ‘Sex Machine’!” lanjutnya.“Ngibul! Bokep Arab Badanku terus bergetar tiada henti, dan rahangku bergerak-gerak ke kiri dan kekanan. Kami melakukan di rumahnya, di hotel, di kamar mandi, di mobil dan dimanapun kami mau! Aku mengerang-erang ingin agar Rangga meneruskan aksinya.Aku sudah sangat terangsang hingga memohon-mohon padanya agar memuaskan aku. Aku malu pada diriku dan pada orang tuaku. Kutarik tangannya dan kuajak dia goyang lagi. Ada setitik firasat bahwa itu adalah saat terakhir aku bersamanya. Dia berhenti sesaat sambil melihat aku yang sudah terangsang berat.“Rangga.. Rangga menyarankan agar aku meneruskan tripingku di rumahnya. Kuputar lagu-lagu house music agak kencang, meski aku tahu akibatnya bisa fatal.Tak sampai lima menit, lagu house music dan hembusan hawa AC yang dingin




















