“Nggak pa-pa sih, Aryo kira Mama ngomong yang aneh-aneh tentang Aryo ke Mas Deni”, kata Aryo.Kupandangi bocah kelas 2 SMU itu, manis banget nih anak, pikirku. Bokep SMA Kok ngeliatin Aryo aneh gitu?”
Aku tersenyum, “Nggak, Mas Deni pikir setelah diliatin lama-lama kamu kok nggak mirip ama mama papa kamu.. Aku bener-bener merasa serba salah saat melihat wajah imutnya agak murung kali ini. Dan tak lama kemudian aku dan Aryo sudah berada di atas motor, pulang. Dalam perjalanan pulang aku bercakap-cakap dengan Aryo. Aku mengangguk. Dia agak sedikit kecewa.Akhirnya kami sampai rumah, dan Aryo langsung masuk kamarnya di rumah induk. Aryo memegang kedua pipiku, dan wajah kami sangat dekat saling berhadapan. Malam itu rasanya dingin sekali, jalanan basah karena hujan beberapa saat yang lalu. Aryo menjerit tertahan. Tak berapa lama kurasakan sesuatu yang hangat mengalir di tenggorokanku, dia ejakulasi. Tante mau ngajak saya ke Palembang ya?” tebakku asal.




















