sebelum pergi meninggalkan café kuberikan tip sama pelayan café yang menemaniku untuk pamitan pulang.Sampai dimukan café kuperhatikan mobil laki-laki itu kemana arahnya. Bokep India Rahmah tidak tahu kemana lagi mengadukan nasipnya, hanya di benaknya bagaimana bisa makan dan tidur. Dengan kata-kata bang Roni membuat aku tidak ada apa-apanya dimuka dia aku tertunduk dan patuh pada perintahnya. Pukul 9.30 wibb sudah kumpul semuanya, langsung menaiki mobil bersama-sama kepemandian. Akhirnya aku kabulkan ajakan Ramah karena penuh dengan harapan akan mendapat cerita dari Ramah.Akhirnya kami bergegas mau pergi, pemilik café langsung menegur “abang mau pulang ? Ponsel berbunyi terus kubiarkan sampai tiga kali panggilan baru kuangkat.Sangat kaget mendengar sautan dalam posel itu terdengar suara perempuan baru kukenal. Setenga jam kemudian kami dengan bersama-sama berhenti mandi untuk makan di tepi pantai Kasan.Mandi sudah, makanpun sudah tinggal istrihat dulu baru nunggu sore baru mandi lagi siap mandi baru pulang.




















