Aku bergidik. Bokeb Sekitar jam 10 pagi itu dengan taksi aku meluncur ke Proyek Senen.Ternyata banyak barang-barang baru yang belum pernah aku lihat sebelumnya. yang sangat lembut sedang menggiring aku masuk ke dalamnya. Kini rambatan mulutnya sudah melumati kedua tungkai pahaku. Hanya iseng sajaaEt, aku asal jawab. Banyak yang telah hilang dari memoriku. Tangannya cepat mencopoti kancing celananya dan mengeluarkan kontolnya. aEsBener nih, terserah kami?aEt. Aku telentang di atas sofa dengan 2 lelaki yang sedang merangseki tubuhku. Pandangannya semakin lama semakin lain. Aku tak tahan Mas Mas mass.. Aku mengingatkan,aEsNanti teman suamiku ada yang lihat, bisa berabe akuaEt, aku melepaskan gandengan tangannya.Kami menuju mobil Tanu di lapangan parkir. Aku nggak kuatir akan ada orang yang melihat aku santai di pondok ini. Aku diminta duduk dulu bersama mereka. Pandangannya semakin lama semakin lain. aEsBener nih, terserah kami?aEt. Sepertinya sudah dipersiapkan sebelumnya, lokasi mobilnya ada di paling ujung dan




















