Ton.. Bokep Family Tapi lama-lama kupikir, tidak apalah, yang penting aku dapat enaknya juga. aku.. Wah, ternyata lumayan juga, masih padat dan kencang, walaupun tidak begitu besar. aahh..” dan, “Aagghh.. Tapi lama-lama kupikir, tidak apalah, yang penting aku dapat enaknya juga. Apa bisa aku menyentuhnya nanti, tetapi langsung aku berpikir tentang pamanku, bagaimana kalau nanti ketahuan, pasti tidak enak dengan pamanku. Kemudian kami bercakap-cakap, ternyata Ayu memang enak untuk diajak ngobrol. Tidak lama aku bermain di dadanya, mulutku pelan-pelan mulai menjilati turun ke perutnya, Ayu menggeliat kegelian.“Aduh Ton, kamu ngerjain aku yah, awas kamu nanti..!”“Tapi kamu suka khan? Tidak hanya di apartmentnya, kadang aku datang ke tempat kerjanya dan melakukannya bersama di WC, tentu saja setelah semua orang sudah pulang.Kadang ia juga ke tempat kerjaku untuk minta jatahnya.




















