Akhirnya akupun berangkat ke kantor dengan menggunakan mobil butut yang setia menemaniku.Macetnya Jakarta telah menyambutku pagi itu. Dan payudara Maya pun seakan terjepit diantara dada kami berdua dan makin menambah keintimian kami berdua.“Gw pikir lu ada apa-apa sama dennis makanya gw ga berani deketin lu. Bokep Japan Sedikitnya aku lega ternyata Maya tidak marah, malah ia mulai mendekatiku untuk membalasku dengan air. Masih banyak yang mesti direvisi, ada beberapa angka yang ga matching. Lengket nih kena air laut.” Ajakku kepada Maya.Kami berdua pun berjalan bersama-sama, Maya pun mulai sedikit nyaman berada disampingku. kemudian ia mulai merebahkan badannya ke dalam air seperti gaya kupu-kupu tapi tanpa menggerakkan tangannya meninggalkanku menjauh. “Ga usah repot may, air putih juga cukup.”
“Yasudah gw ambilin air mineral aja deh yang ada di kulkas.




















